
SELASA, 26 AGUSTUS 2025 – SMA Daruttaqwa FDS kembali menunjukkan komitmennya sebagai sekolah yang aktif dalam mendukung perkembangan kompetensi siswa di era digital dengan menjadi tuan rumah kegiatan Pelatihan Digital Marketing dan Aplikasi Perkantoran yang diikuti oleh perwakilan siswa dari SMA NU se-Kabupaten Gresik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan pengembangan keterampilan abad 21, di mana setiap sekolah mengirimkan dua siswa terbaiknya untuk turut serta dalam agenda pelatihan. Kehadiran peserta dari berbagai sekolah NU ini sekaligus mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan, memperkuat jejaring, serta membangun ekosistem belajar yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi informasi.

Sambutan oleh Ketua “Sekolah Hijau”
Dalam pelatihan yang berlangsung dengan suasana kondusif dan penuh semangat ini, para siswa dibekali pengetahuan seputar strategi digital marketing, mulai dari pemanfaatan media sosial untuk promosi, pembuatan konten kreatif, hingga analisis pasar berbasis digital. Selain itu, mereka juga dilatih keterampilan teknis melalui aplikasi perkantoran yang meliputi pengolahan data, penyusunan laporan, hingga pembuatan presentasi profesional yang dapat menunjang kebutuhan akademik maupun persiapan karier di masa mendatang. Dengan metode praktik langsung yang interaktif, siswa diharapkan mampu menguasai keterampilan baru yang aplikatif sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri untuk menghadapi persaingan global.
Tak hanya sebatas kegiatan pelatihan, momen ini juga menjadi ajang untuk memperkuat identitas SMA NU sebagai sekolah yang peduli pada inovasi pendidikan sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan, terutama dengan julukan khas mereka sebagai “sekolah hijau” yang mencerminkan semangat keberlanjutan dan kepedulian lingkungan. SMA Daruttaqwa FDS selaku tuan rumah merasa bangga dapat memfasilitasi kegiatan bermanfaat ini, sekaligus memberikan inspirasi bahwa pendidikan modern harus seimbang antara penguasaan teknologi, pengembangan karakter, dan kepedulian sosial. Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan terlahir generasi muda yang tidak hanya cakap dalam teknologi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat luas.
